Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bersama para ketua umum partai politik (parpol) Koalisi Indonesia Maju/RMOL

Politik

Prabowo Bisa Kuasai 5 Provinsi Ini jika Pertahankan Koalisi Pilpres

JUMAT, 10 MEI 2024 | 13:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, dinilai perlu memperkuat koalisi partai politik (parpol) yang mendukung dan mengusungnya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hal ini dilakukan guna menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, khususnya di 5 provinsi dengan pemilih terbanyak.

Bahkan koalisi pada Pilpres 2024 kemarin tetap dilakukan pada Pilkada di 5 provinsi tersebut.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos berpendapat, parpol-parpol yang lolos parlemen potensi mengincar 5 provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak. Yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Banten.


Menurutnya, 5 provinsi tersebut diincar banyak parpol karena menjadi elemen penting dalam pemenangan Pemilu 2029 mendatang.

"Karena tidak ada satupun  partai yang menguasai kursi DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota secara dominan, maka semua partai pasti mencari koalisi terbaik untuk mengusung calon kepala daerahnya. Artinya, seharusnya Prabowo tidak tinggal diam terhadap Pilkada serentak 2024 ini," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (10/5).

Dia menjelaskan, di wilayah Jawa Barat, pemilihan legislatif (Pileg) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) 2024 berhasil diungguli Gerindra. Tetapi, di dua provinsi lain di Pulau Jawa yaitu Jawa Timur dimenangkan PKB dan Jawa Tengah dikuasai PDIP.

"Sedangkan wilayah Sumatera Utara dan Banten dimenangkan parpol pengusung Prabowo-Gibran yaitu Golkar," sambungnya mengungkap.

Pengamat politik asal Sulawesi Tenggara itu memandang, Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024-2029 punya pengaruh dan power yang cukup besar untuk mengkonsolidasikan kekuatan parpol agar berkoalisi di 5 daerah dengan jumlah pemilih terbanyak yang akan melaksanakan pilkada.

"Koalisi Pilpres bisa diberlakukan di Pilkada Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, termasuk Sumatera Utara dan Banten. Karena suara partai pengusung Prabowo-Gibran di daerah tersebut cukup kuat," demikian lulusan S2 Komunikasi Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya