Berita

Wakil Ketua Komisi IX, Kurniasih Mufidayati/Net

Politik

Komisi IX Pertanyakan Prevalensi Stunting yang Hanya Turun 0,1 Persen

JUMAT, 10 MEI 2024 | 09:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Angka prevalensi stunting yang hanya turun 0,1 persen sebagaimana diungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, disorot Komisi IX DPR.

Wakil Ketua Komisi IX, Kurniasih Mufidayati, mengaku prihatin masih kecilnya penurunan angka prevalensi stunting. Meski begitu, ia yakin masih ada waktu untuk kerja keras menurunkan angka stunting sesuai target 14 persen. Asal semua pihak mau evaluasi, dan kerja keras demi mencapai target.

Dijelaskan, target utama prevalensi stunting yang dicanangkan Presiden Jokowi pada 2024 adalah 14 persen. Untuk mencapai target itu, idealnya setiap tahun angka prevalensi bisa turun 3,5 persen.


“Penurunan stunting ternyata tidak dibarengi keseriusan pencegahan sejak dini. Penurunan yang hanya 0,1 persen itu disebabkan angka penurunan stunting 1,2 juta orang, sementara yang bertambah juga 1,2 juta, hanya selisih ratusan ribu. Artinya, penurunan tidak dibarengi pencegahan, sehingga angka kenaikannya juga tinggi,” kata Kurniasih, lewat keterangan tertulis, Jumat (10/5).

Anggota Fraksi PKS itu juga mengungkapkan, pada 2022 telah dialokasikan dana Rp44,8 triliun, terdiri dari alokasi yang ke 17 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, termasuk melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan nonfisik. Sementara alokasi anggaran stunting 2023 sebesar Rp46,56 triliun untuk kementerian/lembaga, DAK fisik dan nonfisik.

“Perlu dievaluasi, karena program penurunan stunting ini melibatkan banyak kementerian/lembaga serta pemerintah daerah, ini kerja besar kita bersama, termasuk DPR,” tegasnya.

Dia juga menambahkan, saat ini Pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin efektif berjalan hingga Oktober 2024, sementara target prevalensi stunting 14 persen belum tercapai.

Kurniasih berharap di sisa waktu ini ada keseriusan menggenjot penurunan angka stunting secara nasional.

“Untuk mewujudkan generasi Indonesia Emas harus dimulai dari bebasnya anak-anak dari stunting, turunkan angka stunting anak-anak Indonesia serendah mungkin, agar bisa berdaya saing dari kualitas SDM,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya