Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Zulhas Ajak Move On Pasca Pilpres

JUMAT, 10 MEI 2024 | 01:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Semua pihak harus move on dan mengakhiri silang sengketa guna mewujudkan Indonesia yang sangat maju pada 2045 di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu disampaikan langsung Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas di hadapan Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto dalamĀ  acara Workshop dan Rapat Koordinasi Nasional PAN dalam Rangka Mewujudkan Kemenangan PAN Pilkada 2024 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis malam (9/5).

Menurut Zulhas, Pilpres 2024 sudah usai, sehingga jangan lagi menebarkan narasi negatif yang menyebabkan udara menjadi pengap oleh pikiran yang destruktif.


"Kita harus move on, bergerak ke depan, dengan agenda dan permasalahan bangsa yang tidak mudah dan penuh perjuangan untuk menciptakan Indonesia yang berdaulat, membangun kedaulatan pangan, energi, air," kata Zulhas.

Agenda selanjutnya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan menciptakan manusia Indonesia yang sehat, pintar, unggul, serta mencukupi semua kebutuhan sandang, pangan, papan, dari rakyat Indonesia agar hidupnya sejahtera, bahagia.

"Itu adalah menjadi cita-cita kemerdekaan yang harus kita wujudkan," kata Zulhas.

Zulhas mengajak semua pihak untuk membuat tradisi politik yang baik dengan mengakhiri silang sengketa, serta bersama-sama bersatu melahirkan ide gagasan yang dapat memberikan manfaat bagi rakyat, nusa, dan bangsa.

"Waktu tidak lama, 100 tahun Indonesia merdeka tinggal 21 tahun. Kita punya segalanya, sumber daya manusia, sumber daya alam," kata Zulhas.

"Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, insya Allah kalau kita bersama-sama, kita bersatu, 2045 Indonesia menjadi negara yang sangat maju, Insya Allah," pungkas Zulhas.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya