Berita

Tri Rismaharini/Net

Politik

PDIP Bisa Ajukan Risma ke PKS di Pilgub Jakarta 2024

KAMIS, 09 MEI 2024 | 15:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Koalisi PDIP dengan PKS di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024, kabarnya sudah sepakat namun belum menentukan sosok kandidat yang akan dimajukan dan disandingkan.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos memandang, koalisi antara PDIP dan PKS sangat mungkin terbentuk karena posisi mereka di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kemungkinan besar sebagai kelompok oposisi.

"Jadi ada skema seperti itu dari banyak kemungkinan yang bisa terjadi," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/5).


Dia menilai, PDIP dan PKS harus berhati-hati dalam menentukan cagub-cawagub Jakarta. Sebab, keduanya pernah berseberangan dan bersitegang di Pilgub DKI Jakarta 2017.

"Faktor pengalaman di 2017 itu berbekas bagi ceruk pemilih kedua parpol itu, yang kita ketahui berbeda latar belakang ideologisnya," sambungnya menjelaskan.

Oleh karena itu, dari banyak kader PDIP yang punya nama di DKI Jakarta, Subiran menduga ada yang mesti dipertimbangkan untuk disandingkan bersama kader PKS.

"Misalnya Ahok (Basuki Tjahaja Purnama), itu pernah bertarung di Pilgub DKI Jakarta melawan Anies yang diusung PKS, Gerindra dan beberapa parpol lainnya," urainya.

"Baiknya, PDIP memajukan sosok yang proper dari segi pengalaman sebagai kepala daerah selain Ahok. Misalnya Bu Risma (Tri Rismaharini)," demikian sosok yang kerap disapa Biran itu menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya