Berita

Barisan pendukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS)/Net

Politik

PKS Akan Dicap Inkonsisten jika Koalisi Bareng PDIP

KAMIS, 09 MEI 2024 | 12:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Desas-desus PDI Perjuangan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal berkoalisi di Pilkada DKI Jakarta 2024 mungkin saja benar adanya. Namun, kemungkinan itu masih spekulatif.

"Semuanya kan masih spekulasi baru wacana. Yaa kalau PKS berkoalisi dengan PDIP mungkin," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/5).

Kendati begitu, akan menjadi anomali apabila PDIP dan PKS berkoalisi di Pilkada Jakarta. Apalagi, jika partai banteng moncong putih mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.


Pasalnya, PKS merupakan partai yang paling terdepan bersama gerakan 212 mendesak Ahok dipenjara atas tuduhan kasus penistaan agama pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Jika PDIP mengusung Ahok ya PKS-nya hancur. PKS dianggap tidak konsisten dalam perjuangan Islam (212),” kata Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Atas dasar itu, Ujang berpandangan bahwa wacana koalisi PDIP dan PKS di Pilkada DKI Jakarta masih sebatas spekulasi politik semata. Itu lantaran PDIP juga digadang-gadang bakal mengusung Ahok di Pilkada nanti.  

“Jadi saya melihat dalam konteks itu kalau PKS berkoalisi dengan PDIP mungkin tapi seberapa mungkin ya masih spekulatif,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya