Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

PT Timah Dukung Penuh UMKM lewat Program PUMK

KAMIS, 09 MEI 2024 | 11:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pertambangan, PT Timah Tbk, terus berkomitmen mendukung permodalan UMKM melalui program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK).   

Selain permodalan, program PUMK PT Timah juga memberikan pembinaan, peningkatan pengetahuan UMKM melalui program pelatihan, promosi dan pemasaran.

Tahun lalu, PT Timah menggelontorkan dana Rp10 miliar untuk mendukung permodalan bagi 191 UMKM di wilayah operasional.


Kemudian di tahun ini, PT Timah berkolaborasi dengan BRI kembali akan menyalurkan pinjaman modal bagi para pelaku UMKM yang memenuhi kriteria. Hal ini adalah bentuk komitmen untuk mendukung kemandirian dan pengembangan usaha UMKM.

Program PUMK PT Timah telah dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM.

Bunsan, warga Jalan Sungai Juling, Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, mengaku bahwa ia merasa bersyukur bisa memanfaatkan program PUMK dari PT Timah Tbk. Bunsan menjalankan usaha misoa yang telah dipasarkan ke berbagai daerah termasuk ke Singapura. Lewat program PUMK, ia bisa terus mengoptimalkan peluang usaha yang ada dan tidak terkendala permodalan lagi.

"Menurut saya program kemitraan dari PT Timah banyak kemudahan serta keringanan dan ini berbeda dengan yang lainnya. Hal inilah yang membuat PT Timah Tbk terbukti membantu para UMKM," katanya, dikutip Kamis (9/5).

Pelaku UMKM lainnya dari Pulau Belitung, Erwin, yang menjalankan usaha peternakan ayam dan usaha telur ayam, juga merasakan manfaat yang sama.

"Jadi saya tertarik mengikuti program binaan PT Timah Tbk. Alhamdulillah program binaan ini sangat membantu dan usaha ternak telur ayam kampung saya bisa berkembang dan produksi juga lumayan cukup banyak sekarang," jelasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya