Berita

Anies Baswedan/Net

Publika

Pendukung Gembira Anies Nyagub Lagi

OLEH: TONY ROSYID
KAMIS, 09 MEI 2024 | 03:02 WIB

CONFIRM Anies Baswedan nyagub lagi. Bagi Anies, ini pilgub jilid 2. Begitulah kabar yang beredar. Hampir semua relawan Anies di Jakarta satu kata: Anies melanjutkan lagi tugasnya di Jakarta.

Menuntaskan apa yang belum tuntas. Menyempurnakan rencana program jangka panjang yang belum sepenuhnya selesai. Inilah lanjutan dari "Agenda Perubahan".

Mendengar kabar ini, mayoritas pendukung, terutama yang berada di Jakarta cukup antusias. Semangat berkampanye lahir kembali. Sempat rehat, hanya sejenak, lalu siap siaga bersama Anies Baswedan bekerja untuk warga Jakarta. Dimulai dari Pilgub DKJ (Daerah Khusus Jakarta).


Majunya Anies Baswedan di kontestasi Pilgub Jakarta untuk yang kedua kali memaksa calon lawan harus berpikir ulang.

Pertama, Anies Baswedan itu petahana. Teorinya: berat lawan petahana. Akses kekuasaan dan infrastruktur jaringan sudah terbentuk dan sangat kokoh.

Kedua, Anies Baswedan sangat populer. Popularitasnya positif. Terutama terkait integritas dan prestasinya sebagai Gubernur Jakarta.  

Daya tahan dan ketangguhan Anies Baswedan dalam menghadapi "penjegalan dan kriminalisasi" telah terbukti selama menjalankan tugas sebagai gubernur (2017-2022). Anies cukup tangguh melawan raksasa kekuasaan.

Ketiga, di Pilpres 2024 lalu, suara Anies di Jakarta cukup besar. Hampir 50 persen. Itupun lawan Prabowo-Gibran dengan penetrasi logistik yang tak terbatas. Disamping ada capres-cawapres 03 yaitu Ganjar-Mahfud. Ada nama-nama beken di panggung nasional sebagai kompetitornya.

Partai apa saja yang akan mengusung Anies Baswedan? Sulit bagi Nasdem, PKB dan PKS mencari alasan menolak pencalonan Anies Baswedan. Pencalonan Anies Baswedan di Pilgub DKJ paling realistis. Peluang menangnya sangat besar.

Infonya, ada partai di luar Nasdem, PKB dan PKS yang akan ikut mendukung Anies. Yaitu PDIP. Partai pemenang ke-2 pemilu di DKJ setelah PKS. PKS punya 18 kursi, sedangkan PDIP punya 15 kursi. PDIP dan Koalisi Anies Baswedan sedang dalam proses mematangkan komunikasi.

Bicara Jakarta, ya tokohnya Anies Baswedan. Populer, berprestasi, dan punya pendukung besar yang sangat antusias. Para pendukung Anies nampak sangat loyal. Bahkan militan. Ini modal yang tidak dimiliki oleh para kandidat lain.

Lalu, siapa yang akan diusung PSI, Gerindra, Golkar, Demokrat dan PAN sebagai rival Anies Baswedan?

Khusus untuk PAN, adakah kemungkinan mengulang Pilgub Jakarta 2017 lalu? Dimana PAN di putaran kedua ikut mendukung Anies Baswedan.

Pilgub DKJ beda dengan pilpres. Partai koalisi pendukung Prabowo ada kemungkinan juga pecah. Masing-masing partai diberi kebebabasan untuk menentukan pilihan koalisinya.

Prabowo bukan Jokowi. Prabowo dan Jokowi berbeda. Prabowo selama ini punya jiwa kenegarawanan yang cukup tampak. Kemungkinan Prabowo tidak menunjukkan intervensinya secara terang-terangan.

Kalau saja intervensi, tidak akan vulgar. Apalagi, Pilgub DKJ, juga seluruh pilkada akan dilaksanakan di bulan nopember. Satu bulan setelah Prabowo baru dilantik jadi presiden.

Biasanya, pemimpin yang baru dilantik itu akan tampil cool, dan super hati-hati. Masih membaca situasi. Baru garang ketika sudah masuk periode kedua.

Mungkinkah Gerindra juga akan ikut mendukung Anies Baswedan? Kita tunggu dinamikanya.

Penulis adalah Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa




Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya