Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani/Net

Bisnis

Pakar: Sosok Menkeu yang Baru Baiknya Berlatar Belakang Teknokrat Dibandingkan Politisi

RABU, 08 MEI 2024 | 16:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Isu bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tidak akan mendapatkan kursi di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto kembali berembus.

Banyak yang mengatakan bahwa pemerintahan yang akan datang sudah mengincar sejumlah nama untuk ditempatkan sebagai calon menkeu baru. Sejumlah nama disebut-sebut layak menempati kursi menkeu, di antaranya; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, mantan menkeu Chatib Basri, dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Ada juga yang menyebut Suahasil Nazara, wakil menteri keuangan saat ini, cocok untuk jabatan menkeu.

Pengamat ekonomi David E Sumual mengatakan, saat ini Indonesia membutuhkan sosok berlatar belakang teknokrat dibandingkan politisi.


"Sosoknya bisa siapa pun," kata David Ketika dihubungi oleh Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/5).

"Nama-nama di atas juga oke. Semua sudah punya jam terbang. Pak Perry di moneter. Pak Chatib Basri dan Suahasil sudah ada jam terbang untuk mengelola fiskal. Pak BGS (Budi Gunadi Sadikin-red) juga sudah berpengalaman dalam periode-periode kritis masa pandemik," tambah David.

Ia juga meyakini kepercayaan investor akan terus tumbuh sekalipun posisi menteri keuangan kelak tidak lagi diduduki Sri Mulyani.

"Seharusnya (tetap) positif kalau fiskal dikawal teknokrat," tegas David.

Menurutnya, di tengah kondisi eksternal dan geopolitik yang masih dengan penuh ketidakpastian akan lebih baik untuk menganut kebijakan fiskal yang lebih prudent dibandingkan kebijakan fiskal yang agresif.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya