Berita

Ilustrasi Foto/RMOL

Politik

Tuntut Muktamar Luar Biasa

F-PPP Desak Mardiono Mundur Imbas Gagal Lolos Parlemen

RABU, 08 MEI 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Front Pemuda Persatuan Pembangunan (F-PPP) mendesak dilakukannya Muktamar Luar Biasa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk menggantikan kepemimpinan Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.

Pasalnya, Mardiono telah gagal mengantarkan partai berlambang Kabah ke parlemen karena tidak mencapai ambang batas 4 persen di Pemilu 2024.

Desakan itu disampaikan Ketua Umum F-PPP, Alki Sanagri dalam keterangan resminya yang diterima awak media di Jakarta, Rabu (8/5).


Alki menuturkan, tidak tercapainya ambang batas 4 persen suara PPP pada Pemilu 2024 merupakan sejarah terburuk yang memalukan selama bendera partai Islam tertua ini berkibar.

“Sejarah terburuk bagi PPP tersebut dipimpin oleh H. Muhamad Mardiono selaku pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP,” tegasnya.

Menurut Alki, alasan mendasar gagalnya PPP lolos ke Senayan karena termakan oleh janji-janji Mardiono.

Itu lantaran selaku pucuk pimpinan partai, Mardino kerap mengucap sumpah serapah dangan menyatakan siap korban harta dan nyawa bahkan menjual aset pribadi untuk kepentingan partai.

“Namun, tidak ada satupun janjinya yang dilaksanakan hingga menyebabkan gagalnya PPP lolos pada Pemilu 2024,” sesal dia.

Tak sampai di situ, Alki menyebutkan bahwa saat ini Mardiono kembali mencoba jualan janji lagi dengan berupaya meloloskan PPP melalui Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Legislatif di Mahkamah Konstitusi (MK).

Bagi Alki, apapun amar putusan MK atas gugatan PPP nantinya, tidak ada satupun alasan Mardiono untuk mempertahankan jabatannya sebagai Plt Ketua Umum PPP.

“Sudah gagal memimpin PPP di Pemilu 2024 meraih ambang batas 4 persen, dengan situasi ini seharusnya DPP PPP menjaga soliditas internal menuju pilkada serentak. Bukan sebaliknya memunculkan kegaduhan baru di internal dengan memecah belah struktur partai,” bebernya.

Itu ditunjukan oleh Mardiono dengan melakukan penonaktifan terhadap Ketua DPW PPP Sumatera Selatan baru-baru ini. Padahal, perolehan kursi PPP di DPRD Provinsi Sumsel bertambah lumayan signifikan.

“Ini bukti, suka tidak suka bahwa bentuk arogansi dan kesewenang-wenangan Mardiono dan oknum PH DPP PPP yang membuat rakyat semakin tidak simpati terhadap PPP,” kata Alki.

Atas dasar itu, Alki menegaskan bahwa F-PPP mendesak digelarnya Muktamar Luar Biasa PPP untuk menggantikan kepemimpinan Mardiono yang tidak becus dan terbukti gagal membawa kemajuan bagi partai.

“Untuk mencegah semakin meluasnya kegaduhan-kegaduhan yang terjadi di DPP PPP segera melaksanakan Muktamar Luar Biasa agar agenda partai lebih terarah,” tegasnya lagi.

“Apabila Mardiono tidak segera mundur maka kami dari F-PPP akan kembali aksi dan membawa massa jauh lebih banyak. Jika Mardiono tetap pada sikapnya, kami F-PPP akan turun aksi di MK sebelum pembacaan amar putusan di MK,” pungkas dia.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya