Berita

Jumpa pers Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI/Ist

Nusantara

Baznas Ungkap Kiat Sukses Pengumpulan ZIS-DSKL Ramadan 2024

RABU, 08 MEI 2024 | 06:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengungkapkan kiat-kiat sukses dalam meraih target pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) dalam dua bulan periode Maret dan April tahun 2024 yang mencapai Rp446,7 miliar.

Pimpinan Baznas RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Nadratuzzaman Hosen menyampaikan, tercapainya jumlah penghimpunan tidak lepas dari kinerja menyeluruh mulai dari pengumpulan hingga penyaluran zakat yang bermanfaat bagi penerima manfaat atau mustahik.

"Target yang dibuat Baznas RI selama Ramadan mencapai Rp430 miliar. Alhamdulilah bisa tercapai Rp446,7 miliiar," kata Nadra di Jakarta pada Selasa (7/5).


Nadra menegaskan, pengelolaan dana ZIS yang ada di Baznas selalu dijalankan dengan berpegang pada prinsip 3A yaitu Aman Syar’I, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

“Sehingga pengelolaan dana ZIS bisa dipertanggungjawabkan baik secara agama maupun secara hukum yang ada di Indonesia. Ini merupakan tanggung jawab kami dalam pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Nadra.

Sementara itu, Direktur Pengumpulan Perorangan Baznas RI, Fitriansyah Agus Setiawan menyampaikan, terdapat enam Strategi Multi Platform Digital Fundrising yang dilakukan Baznas RI dalam upaya memperkuat pengumpulan ZIS, yaitu Baznas Platform, Non Commercial Platform, Commercial Platform, Innivative Platform, Social Media Platform, dan Artificial Intellegence Platform.

“Melalu strategi ini, kita memanfaatkan layanan digital yang mana mayoritas masyarakat Indonesia saat ini memiliki akses ke sana. Dengan demikian, kita berharap penghimpunan ZIS Baznas semakin tumbuh dan penyalurannya semakin luas,” kata Fitriansyah.




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya