Berita

Presiden terpilih Prabowo Subianto/Net

Politik

Presidential Club Bisa Hilangkan Wibawa Prabowo

SELASA, 07 MEI 2024 | 15:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Usulan Presiden terpilih Prabowo Subianto membentuk Presidential Club atau kelab presiden tidak diperlukan sama sekali dan dianggap bisa mendelegitimasi wibawa presiden.

Hal itu disampaikan analis politik dari UIN Syarif HIdayatullah, Dedi Kurnia Syah tentang ide pembentukan presidential club.

Menurut dia, dibentuknya Presidential Club tidak diperlukan lantaran akan menimbulkan dilema di tengah pemerintah.


“Ini akan menimbulkan dilema, jika difungsikan seperti Wantimpres, maka bisa delegitimasi wibawa Prabowo sebagai Presiden,” ucap Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/5).

Dia menambahkan, Prabowo akan hilang wibawanya dan akan merasa akan dikendalikan presiden sebelumnya.

“Karena terbukti mengikuti arahan Presiden terdahulu, dan bukan tidak mungkin akan terjadi post power syndrome di antara mantan Presiden,” tutupnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya