Berita

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat/Net

Politik

Soal Presidential Club, PDIP: Prabowo Kurang Percaya Diri?

SENIN, 06 MEI 2024 | 20:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menilai wacana presidential club atau klub presiden mengesankan Prabowo Subianto, sebagai presiden terpilih, kurang percaya diri mengemban tanggung jawab sebagai kepala negara.

“Usulan (presidential club) itu mengindikasikan pak Prabowo kurang percaya diri mewujudkan empat misi Indonesia merdeka sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945,” kata Djarot kepada wartawan, di Jakarta, Senin (6/5).

Menurutnya, Pembukaan UUD 1945 menjelaskan bahwa presiden harus bertanggung jawab melindungi segenap kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum.


Presiden, sambung dia, juga harus memikul tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa dan melaksanakan perdamaian dunia.

“Bukankah presiden punya hak prerogatif dan bertanggung jawab penuh atas jalannya pemerintahan dan kemajuan pembangunan bangsanya?” Djarot balik bertanya.

Karena itu, anggota Komisi IV DPR itu menyarankan, sebaiknya Prabowo membentuk presidential club yang berisikan pemimpin-pemimpin dari negara lain. Tujuannya, untuk mewujudkan perdamaian dunia.

“Bung Karno telah memberikan contoh dan mempelopori pembentukan negara-negara non blok untuk memperjuangkan kemerdekaan negara terjajah di Asia dan Afrika,” katanya.

Djarot juga berpendapat, ide Prabowo membentuk presidential club tak lebih sekadar basa-basi politik semata.

“Bisa jadi cuma basa basi atau gimik politik, agar terlihat sebagai negarawan sejati,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya