Berita

Bakal Calon Bupati Cirebon, Waswin Janata/RMOLJabar

Politik

Tegas Berantas Korupsi, Sekretaris DPC PKB Dinilai Pantas Pimpin Kabupaten Cirebon

SENIN, 06 MEI 2024 | 17:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Cirebon perlu sosok pemimpin muda yang tegas dan visioner untuk melakukan reformasi birokrasi guna menyingkirkan orang-orang toxic dari lingkaran birokrat di Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Figur pemimpin tersebut terdapat di sosok lawyer sekaligus Sekretaris DPC PKB Kabupaten Cirebon, Waswin Janata.

Hal tersebut disampaikan pelapor Korupsi Dana Desa Citemu yang pernah dijadikan tersangka, Nurhayati, menanggapi bursa kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon kepada Kantor Berita RMOLJabar, Senin (6/5).


Berkaca dari pengalamannya dibela Waswin Janata, Nurhayati meyakini Sekretaris DPC PKB tersebut mampu membawa kebaikan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. Hal itu dibuktikan pada saat dirinya membela pelapor korupsi Dana Desa Citemu yang malah dijadikan tersangka oleh aparat penegak hukum (APH).

“Kepeduliannya dalam menegakkan keadilan sudah terbukti pada saat membela saya sebagai pelapor tindak pidana korupsi yang dijadikan tersangka dan dizolimi, tanpa pamrih,” ujarnya.

Dengan kemunculan Waswin dalam bursa calon kepala daerah (Cakada) dari PKB, ia berharap dalam Pemilihan Bupati mendatang masyarakat dapat memilih figur pemimpin yang bersih, tegas dalam memerangi korupsi yang menyengsarakan masyarakat Kabupaten Cirebon.

Selain itu, Nurhayati berharap bupati mendatang lebih memperhatikan para perangkat desa yang hanya mendapatkan siltap di bawah UMR. Padahal perangkat desa menjadi garda terdepan dalam pelayanan pada masyarakat di Kabupaten Cirebon.

“Kami sebagai anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Cirebon berharap ada perhatian lebih dari Bupati Cirebon ke depan,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya