Berita

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno/Net

Politik

Direktur PPI: Banyak Kader Mumpuni di PAN untuk Kabinet Prabowo-Gibran

SENIN, 06 MEI 2024 | 16:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Amanat Nasional (PAN) tidak kekurangan kader terbaik untuk dipilih menjadi bagian kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hal ini disampaikan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Mulanya Zulhas berbicara beberapa nama kader PAN yang berpotensi untuk maju di Pilkada Jakarta. Dia menyebutkan sejumlah nama mulai dari Zita Anjani, Sigit Purnomo atau Pasha dan Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio.

"Kalau Jakarta ada Zita, ada Pasha, ada Eko, tapi kan Eko calon menteri ya," kata Zulhas kepada wartawan di Kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (5/5).


Soal pernyataan Zulhas, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai, PAN memiliki banyak kader potensial untuk menjadi menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran.

"Selain Ketum Zulhas yang 1.000 persen jadi menteri kembali, saya menilai di PAN banyak kader potensial untuk menjadi menteri di kabinet Prabowo-Gibran," ujar Adi kepada wartawan, Senin (6/5).

Selain nama Zulhas da Eko, dikatakan Adi, masih ada Eddy Soeparno yang merupakan Sekretaris Jenderal PAN dengan rekam jejak karir ekonomi cukup mumpuni.

"Misalnya Sekjen PAN Eddy Soeparno layak dipertimbangkan untuk mengisi pos kabinet dalam bidang ekonomi maupun rekam-jejak dalam advokasi transisi energi," katanya.

Adi juga menyebut nama kader PAN lainnya, seperti Viva Yoga Mauladi yang selain sebagai aktivis juga dikenal pada komitmennya di bidang pertanian dan kelautan.

"Saya menilai masih banyak kader PAN lain yang memiliki rekam jejak dan integritas profesional untuk menduduki jabatan menteri di kabinet Prabowo-Gibran," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya