Berita

Asian Development Bank (ADB)/Net

Bisnis

ADB Perkirakan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh

SENIN, 06 MEI 2024 | 13:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ekonomi Indonesia masih tetap tumbuh kuat pada level 5 persen pada 2024 dan 2025 di tengah sederet ancaman besar.

Direktur Asian Development Bank (ADB) untuk Indonesia Jiro Tominaga mengatakan, dorongan terbesar berasal dari konsumsi rumah tangga. Kemampuan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menjaga inflasi pada level 2,8 persen membuat daya beli masyarakat tetap mendorong perekonomian.

Selain konsumsi rumah tangga, dorongan lainnya adalah investasi. Menurut Jiro, investasi tetap baik meskipun ada Pemilu 2024. Investor juga lebih cepat keluar dari situasi wait and see karena sudah ada kepastian pemerintah baru, yaitu Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Gibran Rakabuming Raka.'


“Saya melihat ke depan akan ada peningkatan investasi,” ujar Jiro, dikutip Senin (6/5).

Namun begitu, menurutnya, ekspor tidak akan setinggi dua tahun terakhir, karena harga komoditas utama seperti batu bara hingga minyak kelapa sawit (CPO) turun drastis.

"Tantangan besar yang harus dihadapi pemerintah Indonesia dan negara lain di dunia adalah tensi geopolitik, berkaitan dengan perang besar terjadi antara Rusia dan Ukraina belum usai. Kemudian beberapa bulan lalu juga terjadi perang antara Israel dan Hamas serta memicu ketegangan antara negara maju," paparnya.

Situasi tersebut mempengaruhi sederet persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan orang banyak. Salah satunya energi. Perang mengakibatkan harga energi, seperti bahan bakar minyak naik drastis.

Bagi negara maju, mungkin lebih baik dalam melakukan mitigasi. Namun, untuk negara berkembang dan miskin tidak cukup banyak yang mampu melakukan penanganan.

Menurut Jiro, salah satunya karena alasan keterbatasan anggaran. Peningkatan utang yang menjadi solusi banyak negara harus hadapi tantangan suku bunga tinggi dalam waktu yang panjang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya