Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

PPP Gelar Rapimnas Usai Putusan Sengketa Pileg

MINGGU, 05 MEI 2024 | 13:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas) untuk menentukan sikap partai pada pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.

Menurut Plt Ketua Umum PPP, Mardiono, Rapimnas digelar Mahkamah Konstitusi (MK) seusai menyidangkan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) legislatif atau sengketa Pileg.

"Begitu selesai di MK baru kita gelar Rapimnas merumuskan arah politik kami,” katanya, lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (5/5).


Mardiono berharap MK menerima gugatan sengketa Pileg yang diajukan PPP. Sehingga partai berlambang Ka'bah itu bisa lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen.

“Fokus kami saat ini menyelesaikan soal di MK dulu, tentang parliamentary threshold,” jelasnya.

PPP hanya memperoleh 5.878.777 suara secara nasional atau 3,87 persen. Masih kurang 193.088 suara untuk bisa lolos ambang batas parlemen.

PPP juga memohon MK mengkonversikan suara di Dapil Papua Pegunungan menjadi kursi DPR RI, agar rakyat yang telah memilih PPP memiliki perwakilan di Parlemen Senayan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya