Berita

Politikus Gerindra, Hendarsam Marantoko/Net

Politik

Prabowo Tidak Sulit Ajak PKB Gabung Kabinet

SABTU, 04 MEI 2024 | 17:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak ada kesulitan bagi Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk merangkul Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar bergabung ke kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kelak.

Hal itu disampaikan Politikus Gerindra, Hendarsam Marantoko dalam diskusi Polemik bertajuk “Demokrasi Tanpa Oposisi” yang disiarkan di kanal YouTube Trijaya FM, pada Sabtu (4/5).

“Kita cukup paham bahwa Pak Prabowo tidak sulit untuk mengajak atau merangkul PKB,” kata Hendarsam.


Menurutnya, hubungan sekaligus komunikasi politik antara Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin masih baik-baik saja. Meskipun, pada saat Pilpres 2024, Anies-Cak Imin menjadi rival Prabowo-Gibran.

Namun sebelumnya, PKB pernah berkoalisi dengan Gerindra dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

“Makanya Pak Prabowo mengatakan, setelah PKB pindah, ini insya Allah akan balik lagi gitu kan,” tuturnya.

Presiden terpilih Prabowo Subianto tengah gencar melakukan safari politik merangkul partai-partai untuk bergabung dengan pemerintahan barunya kelak.

Kunjungan pertama setelah ditetapkan sebagai Presiden terpilih oleh KPU RI, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyambangi markas PKB di Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu lalu (24/4).

Setelah PKB, Prabowo pun bertemu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya