Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Survei: Ekspansi Bisnis UMKM Melambat namun Tetap Prospektif

SABTU, 04 MEI 2024 | 09:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ekspansi bisnis UMKM pada kuartal I 2024 sedikit melambat dibandingkan kuartal IV 2023 menurut hasil survei BRI Research Institute.  

Meski melambat, pelaku UMKM nampak tetap optimis menyambut kuartal II 2024.

Pelambatan ekspansi bisnis UMKM tercermin pada Indeks Bisnis UMKM (IB) Q1-2024 yang berada pada level 102,9 atau di atas ambang batas 100. Apabila dibandingkan dengan kuartal IV 2023, Indeks Bisnis UMKM Q1-2024 turun tipis minus 0,1 poin.


Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan bahwa pelambatan tersebut disebabkan oleh beberapa alasan, salah satunya termasuk pelemahan daya beli masyarakat dan keterlambatan panen raya di beberapa daerah yang terdampak El-Nino.

Pelambatan ekspansi bisnis UMKM juga disebabkan oleh normalisasi permintaan terhadap barang dan jasa pasca perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), juga karena kenaikan harga barang input/barang dagangan yang menyebabkan volume produksi/volume penjualan cenderung menurun.

Persaingan yang semakin ketat dari pebisnis online dan peritel modern juga menjadi penyebab pelambatan tersebut, serta waktu operasi yang terbatas selama bulan puasa untuk usaha restoran/warung.

Meski begitu, pelaku UMKM tetap optimis ekspansi usahanya akan terus berlanjut di kuartal II 2024. Hal ini tercermin pada Indeks Ekspektasi Bisnis UMKM yang tetap berada di level tinggi atau di atas ambang batas 100, yakni 129,9, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, optimisme tersebut menguat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya