Berita

Menteri Pertanian Mentan Andi Amran Sulaiman/Net

Nusantara

Mentan Pacu Produksi Pertanian NTB Lewat Pompanisasi

SABTU, 04 MEI 2024 | 08:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pompanisasi di lahan pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) harus dimasifkan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan langkah itu untuk menyiapkan ketahanan pangan di provinsi tersebut.

"Kekeringan El Nino ini sudah overlap dan kita harus waspada," kata Mentan Amran dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Produksi Padi Provinsi Nusa Tenggara Barat di Sumbawa, dikutip Sabtu (4/5).


"Karena itu kita harus memasang pompa semaksimal mungkin agar persawahan bisa terairi sehingga kita bisa mempercepat masa tanam," lanjutnya.

Pompanisasi merupakan bagian dari langkah strategis yang dilakukan pemerintah dalam mengantisipasi fenomena perubahan iklim El Nino yang dampaknya telah membuat produksi padi nasional mengalami penurunan.

Sejauh ini ada lebih dari 4.000 pompa yang disiapkan untuk NTB. Namun, ribuan pompa tersebut masih bisa ditambah hingga menjadi 6.000 pompa apabila air di sungai-sungai yang ada terus basah atau tidak kering.

"Untuk NTB 4000 unit pompa, tapi kalau mau ditambah nanti kami tambah jadi 6.000 unit pompa. Kenapa? Karena September, Oktober, dan November ini adalah yang paling kritis. Ini yang perlu kita buatkan solusi cepatnya melalui pompa," katanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya