Berita

Presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Prabowo-Gibran Perlu Buat Kabinet Zaken

JUMAT, 03 MEI 2024 | 18:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kabinet Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diharapkan lebih banyak diisi oleh teknokrat dan kalangan profesional atau dikenal dengan kabinet zaken.

Menurut pengamat politik Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC), Husaini Dani, kabinet zaken dibutuhkan untuk membantu percepatan dan meningkatkan kualitas program-program yang akan dijalankan Prabowo-Gibran.

Kabinet zaken juga diyakini akan lebih mendapatkan dukungan dan persepsi positif di mata publik.


"Kabinet zaken akan sangat berguna pada masa pemerintahan mendatang. Pemerintahan Prabowo-Gibran jangan hanya mengambil orang partai semata, jikapun dari partai sebaiknya harus memiliki latar belakang kompetensi yang baik," kata Husaini dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/5).

Ada beberapa pos kementerian yang dianggap lebih baik diisi profesional. Mulai dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, Kementerian Koperasi UMKM, Kementerian Pertanian hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, pos jurubicara presiden juga bisa diambil dari unsur masyarakat sipil, intelektual publik, atau dari kalangan media massa.

"Jika Prabowo merangkul masyarakat sipil seperti aktivis atau intelektual publik yang punya integritas terkait isu kebangsaan dan kenegaraan masuk dalam tim komunikasi dan jurubicara kepresidenan, tentu akan menjadi strategis dan positif di mata publik," pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya