Berita

Ketua DPD Golkar Jatim, Sarmuji, dan Bayu Airlangga/RMOLJatim

Politik

Pilkada Surabaya, Golkar Siapkan Bayu Airlangga

JUMAT, 03 MEI 2024 | 08:27 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Partai Golkar Jawa Timur menyiapkan Bayu Airlangga maju pada kontestasi Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya 2024, dan siap berkoalisi dengan partai politik lain.

Ketua DPD Golkar Jatim, M Sarmuji, mengatakan, partainya memiliki 5 kursi di DPRD Kota Surabaya, sehingga perlu 5 kursi lagi untuk membuat poros baru.

"Kalau ada dukungan partai lain, kami bisa mengusung," kata Sarmuji, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (3/5).


"Kami butuh 5 kursi lagi untuk mengusung Mas Bayu," katanya lagi.

Sementara Wakil Sekretaris Bidang Kaderisasi DPD Partai Golkar Jatim, Aan Ainur Rofik, mengatakan, Bayu sosok muda potensial yang pantas memimpin Kota Pahlawan 5 tahun ke depan.

"Sosok muda, punya jejaring di pemerintahan. Dia juga memiliki visi dan misi menjadikan Surabaya sebagai pusat jasa dan perdagangan pasca perpindahan IKN," jelas Aan.

Menurutnya, Bayu juga berpengalaman sebagai anggota DPRD Jatim periode 2019-2024, dan memiliki relasi yang baik dengan tokoh-tokoh politik nasional.

Aan berharap Parpol yang ada di Koalisi Indonesia Maju pada Pilpres 2024 bisa kembali bersama mengusung calon untuk Pilkada Surabaya.

"Tinggal duduk bersama dengan Parpol Koalisi Indonesia Maju, dan saya yakin ada semangat bersama membawa Surabaya lebih baik," tandas Aan.

Bayu Airlangga dikenal sebagai menantu Pakde Karwo. Saat ini dia menjabat Wakil Ketua DPD Golkar Jatim dan Ketua DPD Pro Jokowi (Projo) Jatim.

Dalam survei ARCI untuk calon walikota, elektabilitas Eri Cahyadi di angka 46,2 persen, Armuji 11,7 persen, Reni Astuti 9,2 persen, Bayu Airlangga 8,7 persen, dan Hendro Gunawan 7,1 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya