Berita

Ilustrasi Partai Gerindra/RMOLNetwork

Politik

Alasan Gerindra Pagar Alam Tak Buka Pendaftaran Bacawako

JUMAT, 03 MEI 2024 | 03:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Pagar Alam dipastikan tidak akan membuka pendaftaran penjaringan untuk bakal calon wali kota (Bacawako) menghadapi Pilkada serentak 2024.

Hal ini disampaikan oleh Bendahara DPD Gerindra Kota Pagar Alam, Yuliansi Cibut, Kamis (2/5). Dia mengatakan, Gerindra akan mengusung kader sendiri untuk Pilwako November mendatang.

"Memang informasi dari pengurus provinsi bahwa nama Dessy Siska, ketua kami, yang diinstruksikan untuk maju ikut kompetisi Pilkada menjadi calon wali kota, dan untuk itu kami tidak akan membuka penjaringan figur lain di luar kader kami," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (2/5).


Cibut menambahkan, Gerindra saat ini sudah memiliki 3 kursi di DPRD dan hanya perlu menjalin komunikasi dengan partai lain untuk sama-sama mendukung Dessy menjadi bakal calon wali kota.

Gerindra Sumsel, lanjut Cibut, menginginkan seluruh kader internalnya sendiri maju sebagai kepala daerah di setiap daerah yang menggelar Pilkada serentak tahun ini.

"Sama seperti di daerah lain, Gerindra memutuskan setiap kader wajib ikut kompetisi Pilkada serentak," pungkasnya.

Sementara itu, pengamat politik lokal, Miftahul Amir mengatakan, sangat rasional jika Gerindra ingin mengusung kader sendiri untuk Pilwako Pagar Alam.

Dia menyebut, momentum kemenangan Prabowo sebagai presiden membuat Gerindra ingin kader mampu menguasai panggung perpolitikan, tidak hanya di pusat tapi sampai ke tingkat daerah. 

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya