Berita

Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf/Net

Bisnis

Peringati Hardiknas, Grup MIND ID Telah Salurkan 3.967 Bantuan Pendidikan

KAMIS, 02 MEI 2024 | 22:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ikut memajukan pendidikan tanah air turut menjadi komitmen BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia). Hal itu diwujudkan melalui penyelenggaraan berbagai program bantuan dana pendidikan.

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), selama periode 2023 MIND ID telah menyalurkan 3.967 bantuan dana pendidikan kepada putra putri terbaik bangsa dari keluarga prasejahtera yang tinggal di sekitar area pertambangan perusahaan.
    
Melalui penyelenggaraan berbagai program bantuan dana pendidikan ini, MIND ID memiliki visi mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkualitas. Program tersebut berbentuk biaya pendidikan, bantuan biaya hidup, dan bantuan penunjang pendidikan lainnya.


Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf menyampaikan Hardiknas merupakan momentum yang tepat untuk perusahaan kembali memperkuat dukungan pada sektor pendidikan nasional.

"MIND ID dan anggotanya memberikan beasiswa pendidikan bagi masyarakat di lingkar tambang yang ingin melanjutkan pendidikan. Hal ini dilakukan untuk mendukung meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasional perusahaan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (2/5).

Grup MIND ID melalui PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menyalurkan bantuan dana pendidikan yang terdiri dari beasiswa pendidikan untuk 143 orang dan bantuan akhir studi untuk 290 orang.

Sementara itu, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memiliki Program Ayo Sekolah yang merupakan bantuan dana pendidikan untuk 3.011 orang dan Beasiswa BIDIKSIBA untuk 50 orang.

Selanjutnya, MIND ID Beasiswa Omkmin (Papua) yang diikuti oleh 50 orang dan bantuan biaya pendidikan kepada 108 orang, sedangkan Inalum menyalurkan beasiswa SMA untuk 66 orang dan beasiswa D1 Akibpa untuk 4 orang, beasiswa KSE 10*0* orang serta beasiswa pendidikan 20 orang.

PT Timah Tbk (TINS) juga memiliki program bantuan dana pendidikan bernama Pamali untuk 107 orang dan Beasiswa Dana Pendidikan untuk 18 orang.

"Kami juga selalu berupaya untuk menjaga program ini terus inklusif agar banyak putra putra dari keluarga prasejahtera mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi," katanya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya