Berita

Ratusan petani di Kabupaten Semarang mendukung Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2024, Kamis (2/5)/Istimewa

Politik

Ratusan Petani Semarang Deklarasi Dukung Sudaryono Jadi Cagub Jateng

KAMIS, 02 MEI 2024 | 23:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ratusan petani di Kabupaten Semarang menyatakan dukungan bagi Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, untuk menjadi Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah pada Pilkada 2024.

Dukungan kepada Sudaryono disampaikan oleh puluhan koordinator kelompok tani dan tokoh pemerhati pertanian di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (2/5).

"Kami mendukung Mas Sudaryono untuk jadi Gubernur Jateng. Kami ingin masalah pertanian di Jawa Tengah bisa diselesaikan khususnya di Kabupaten Semarang, apalagi beliau orang dekat Pak Prabowo yang sebentar lagi dilantik menjadi presiden. Maka itu bisa dengan mudah menyelaraskan program pemerintah pusat dalam mensejahterakan petani," kata Ketua Tani Merdeka Kabupaten Semarang, Beny Subagio, Kamis (2/5).


Beny menjelaskan, saat ini Jateng perlu sosok yang visioner dan mampu membawa wilayah itu menjadi lebih baik. Dan Sudaryono atau biasa disapa Mas Dar juga merupakan pengusaha yang berpengalaman dalam manajerial sebuah sistem organisasi.

"Termasuk, memiliki pengalaman organisasi sebagai Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan juga Ketua Dewan Penasihat Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera) yang selama ini fokus pada perjuangan kesejahteraan pedagang," tutur Beny.

Di sisi lain, Ketua Umum DPP Tani Merdeka, Don Muzakir mengatakan, anggotanya yang terdiri dari ribuan petani dan nelayan di Jawa Tengah akan berjuang total memenangkan Sudaryono menjadi Gubernur Jateng pada Pilgub mendatang.

"Kita siap all out memenangkan Mas Sudaryono menjadi Gubernur Jateng 2024, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat Jateng khususnya petani bisa terealisasikan, itu adalah perjuangan kita," kata Don Muzakir.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya