Berita

Konferensi pers Lanal Nunukan bersama stakeholder/Ist

Pertahanan

Lanal Nunukan Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jaringan Internasional

KAMIS, 02 MEI 2024 | 17:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Prajurit Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu seberat 1.018 gram dan sekitar 500 pil ekstasi dari jaringan internasional asal Tawau Malaysia di Perairan Sebatik Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara beberapa waktu lalu.

Berdasarkan keterangan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/5), penggagalan tersebut dimulai pada saat tim gabungan mendapatkan informasi akan adanya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu dan pil ekstasi dari Tawau Malaysia dengan tujuan Sebatik, Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya tim gabungan melaksanakan briefing taktis untuk meningkatkan patroli di Perairan Sebatik.


Komandan Lanal Nunukan, Letkol Laut (P) Handoyo dalam konferensi persnya mengatakan bahwa tim gabungan mendalami informasi tersebut dilanjutkan dengan penguatan intensitas Keamanan Laut (Kamla).

Sekitar pukul 20.50 WITA, tim melihat satu speedboat mencurigakan dari arah Malaysia, selanjutnya tim langsung mendekat untuk melaksanakan pemeriksaan, akan tetapi speed boat tersebut langsung bermanuver berbalik arah untuk melarikan diri.

“Saat dikejar, ABK Speed Boat tersebut membuang sesuatu bungkusan plastik besar ke laut, dikarenakan speed boat sudah memasuki perbatasan laut Indonesia-Malaysia di Tawau, tim memutuskan untuk kembali menyisir dan mencari barang bukti tersebut, dan akhirnya tim menemukan narkotika jenis sabu-sabu seberat 1.018 gram dan kurang lebih 500 butir pil ekstasi,” ujar Danlanal Nunukan.

Selanjutnya Barang bukti narkoba yang berhasil ditemukan TNI AL selanjutnya diserahkan kepada Satres Narkoba Polres Nunukan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Danlanal Nunukan juga menegaskan bahwa penggagalan penyelundupan ini merupakan keseriusan dan sinergitas TNI AL dengan aparat keamanan serta penegak hukum yang ada di Kabupaten Nunukan ini, dalam rangka untuk pemberantasan peredaran narkoba.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa Prajurit Jalasena Samudera harus siap siaga dalam menjaga kedaulatan laut nusantara seperti halnya penggagalan Narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya