Berita

Tim penyelamat di lokasi jalan runtuh di jalan raya Meizhou-Dabu di Provinsi Guangdong, China pada Rabu, 1 Mei 2024/Net

Dunia

Jalan Raya Guangdong China Runtuh, Korban Tewas Capai 36 Orang

KAMIS, 02 MEI 2024 | 14:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Korban tewas akibat runtuhnya jalan raya di provinsi Guangdong, China telah bertambah menjadi 36 orang.

Kantor berita pemerintah, Xinhua pada Kamis (2/5) mengatakan bahwa jumlah korban tewas terus bertambah sejak Rabu sore dan upaya penyelamatan masih berlanjut.

"Hingga pukul 5.30 pagi pada (Kamis), 36 orang tewas dan 30 orang terluka," bunyi laporan tersebut.


Hujan deras menyebabkan bentangan jalan dari Kota Meizhou menuju Kabupaten Dabu ambruk sekitar pukul 02.10, hari Rabu (1/5).

Kendaraan di atasnya terseret ke celah sepanjang hampir 18 meter di aspal dan menuruni lereng curam di bawahnya.

Dilaporkan bahwa 20 kendaraan terjebak dan ada sekitar 50 orang di dalamnya.

Sekitar 500 orang telah dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan.

Xinhua melaporkan jalan raya ambles di Guangdong merupakan bencana alam yang terjadi akibat dampak hujan lebat terus menerus.

Presiden Xi Jinping menyerukan upaya maksimal untuk menyelamatkan nyawa dan mengantisipasi bahaya ketika cuaca hujan terus berlanjut di wilayah tersebut.

Bulan lalu, hujan lebat di berbagai wilayah di provinsi Guangdong memicu banjir yang merenggut empat nyawa dan memaksa lebih dari 100.000 orang dievakuasi.

Bencana tornado pekan lalu juga menewaskan lima orang di Guangzhou.

Dengan curah hujan yang diperkirakan akan meningkat sepanjang bulan Mei, pemerintah China memperingatkan bahwa ada kemungkinan bencana lebih lanjut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya