Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bank Sentral AS Kembali Tahan Suku Bunga Imbas Inflasi Masih Tinggi

KAMIS, 02 MEI 2024 | 09:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), kembali menahan suku bunga acuannya di level 5,25 persen - 5,50 persen, imbas dari inflasi tinggi yang belum terkendali.

Gubernur The Fed, Jerome Powell, menyebut kenaikan harga-harga alias inflasi masih naik terlalu cepat. Meski kenaikannya mulai landai, angka inflasi dinilai masih tinggi.

"Inflasi masih terlalu tinggi. Kemajuan lebih lanjut dalam menurunkannya (inflasi) masih belum pasti dan arah ke depan masih belum pasti,"ujarnya saat konferensi pers, dikutip BBC, Kamis (2/5).


Adapun suku bunga The Fed di kisaran 5,25 persen hingga 5,50 persen ini telah berlaku sejak Juli 2023 lalu dan masih dipertahankan sampai saat ini.

Menanggapi keputusan tersebut pasar merespons positif komentar Powell yang dipandang sebagai sinyal bahwa The Fed tidak mungkin menaikkan suku bunga lagi ke depan.

Inflasi AS sendiri masih berada di level 3,5 persen pada Maret 2024, naik dibandingkan Februari 2024 yang berada di level 3,2 persen.

Angka tersebut masih jauh dari target 2 persen yang ingin dicapai pemerintah AS.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya