Berita

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Pilgub Jakarta Bisa Bikin PDIP Pusing

RABU, 01 MEI 2024 | 22:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komposisi koalisi partai politik pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 berpotensi bertahan untuk pemilihan gubernur (Pilgub) Jakarta.

"Koalisi Pilpres 2024 ada yang paralel dengan koalisi Pilkada di beberapa daerah mungkin saja bertahan. Sebagai contoh misalnya di Pilkada Jakarta," kata Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/5).

Jika analisisnya benar-benar terjadi, maka beberapa partai politik akan dihadapkan pada posisi sulit, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).


PDIP yang berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pilpres 2024, kemungkinan akan kesulitan menghadapi koalisi gemuk pengusung Prabowo-Gibran, dan koalisi pengusung Anies-Muhaimin.

Dia mengurai, syarat untuk mengajukan calon gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, atau walikota dan wakil walikota minimal 20 persen dari jumlah kursi di masing-masing provinsi atau kabupaten/kota.

Berdasarkan hitungan tersebut, maka perolehan kursi PDIP di Jakarta cukup mencapai 20 persen jika bersama PPP.

"Yang ribet itu PDIP. Kalau memaksakan bersinergi dengan koalisi pilpres, maka dia tidak bisa mencalonkan kandidatnya sendiri. Mau tidak mau harus berkoalisi dengan partai lain," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya