Berita

Pemberian sembako Koops TNI Habema kepada masyarakat Nduga, Papua Pegunungan/Ist

Pertahanan

Lagi, Koops TNI Habema Berikan Pelayanan kepada Masyarakat Nduga

RABU, 01 MEI 2024 | 17:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Komando Operasi TNI (Koops) Habema menggelar kegiatan Teritorial sejak tanggal 3 April 2024 hingga saat ini di enam wilayah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Keenam wilayah tersebut meliputi Distrik Mbuwa, Distrik Yigi, Distrik Dal, Distrik Mugi, Distrik Mapenduma dan Distrik Paro.

Kegiatan Teritorial oleh Koops Habema tersebut dilaksanakan oleh Satgas Teritorial pimpinan Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan.

Keterangan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/5), pelayanan itu diwujudkan dalam bentuk bagi-bagi Sembako, bantuan kesehatan gratis, bantuan belajar kepada siswa-siswi setempat, pembagian perlengkapan sekolah serta dukungan playgroup anak-anak asli Papua.


Bentuk kegiatan Teritorial itu merupakan realisasi dukungan TNI dalam pemberian pelayanan dasar terhadap masyarakat Papua yang selaras dengan Instruksi Presiden (Inpres) kepada Panglima TNI sebagaimana tersebut dalam Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua.

Hal tersebut disampaikan oleh Perwira Penerangan Koops Habema Letkol Arh Yogi Nugroho di Timika. Dikatakan Yogi Nugroho, kegiatan Teritorial berupa pelayanan dasar kepada masyarakat Papua merupakan tindak lanjut terhadap Inpres tersebut saat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2024 di Mabes TNI.

“Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah menegaskan tentang strategi yang diberlakukan (untuk Papua) adalah smart power, yang merupakan kombinasi dari soft power, hard power, dan diplomasi militer. Implementasi strategi itu adalah pembentukan Komando Operasi Habema,” ujar Yogi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya