Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Presiden Partai Buruh Said Iqbal dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Andi Gani Nena Wea di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Rabu (1/5)/Ist

Presisi

Kapolri ke Buruh: Ekonomi Tumbuh Jika Kamtibmas Berjalan Baik

RABU, 01 MEI 2024 | 16:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Rabu (1/5).

Kapolri turut memberikan dukungan dan menyemangati para buruh dalam berjuang menuntut kesejahteraannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan buruh karena apapun rekan-rekan buruh adalah motor penggerak pembangunan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


Kapolri didampingi sejumlah pejabat utama Polri, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohammad Hasan dan Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Karyoto, serta hadir Presiden Partai Buruh Said Iqbal dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Andi Gani Nena Wea

Sigit mengatakan, kontribusi buruh dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat telah mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini berada di angka 5 persen serta investasi bertumbuh Rp1.400 triliun dan menambah lapangan pekerjaan sekitar 1,8 juta.

“Kita harapkan ini semua (ekonomi) terus bertumbuh kalau stabilitas kamtibmas berjalan dengan baik. Oleh karena itu terima kasih atas kolaborasi seluruh stakeholder, teman-teman buruh dalam menjaga kamtibmas yang ada,” ungkap jebolan Akpol 1991 tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, ada dua tema utama dalam peringatan Hari Buruh 2024 ini, yakni cabut Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja dan hapus outsourcing atau tenaga alih daya.

“May Day adalah suatu ungkapan dari seluruh buruh di dunia.Buruh di dunia selalu menyuarakan apa yang menjadi kepentingannya. Tahun ini, May Day di Indonesia mengangkat dua tema utama, yaitu cabut omnibus law UU Cipta Kerja dan hapus outsourcing,” tandas Said Iqbal.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya