Ilustrasi Foto/RMOL
Ilustrasi Foto/RMOL
Hal itu ditegaskan oleh pengamat politik dan kebijakan negara dari FHISIP Universitas Terbuka Insan Praditya Anugrah dalam pernyataannya, Rabu (1/5) sebagai respons terhadap peringatan Hari Buruh Sedunia (Mayday).
"Adanya ketentuan pekerja kontrak tanpa batas waktu dan sistem outsourcing pada aturan undang-undang terkini melemahkan posisi tawar pekerja karena hak-hak mereka sebagai pekerja dan besaran upah tidak seperti pegawai tetap,” ujar Insan kepada Kantor Berita Politik RMOL.
Populer
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21
Senin, 22 Juni 2026 | 15:05
UPDATE
Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51
Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48
Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25
Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09
Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58
Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29
Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15
Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12
Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53
Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51