Berita

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin/Istimewa

Politik

Jelang Pilkada, Pj Gubernur Jabar Minta Seluruh ASN Jaga Netralitas

RABU, 01 MEI 2024 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Jabar menjaga netralitas saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Hal itu dilakukan agar prinsip demokrasi terus terjaga.

"Saya menegaskan, setiap ASN harus bertindak secara profesional, netral, dan tidak memihak kepada satupun calon yang bersaing," kata Bey, di Bandung, Selasa (30/4).

Bey memastikan, jika ada ASN yang kedapatan melanggar netralitas, dirinya tidak akan segan-segan dalam memberikan sanksi yang sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.


"Setiap pelanggaran terhadap prinsip netralitas akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (30/4).

Ia menambahkan, persiapan pilkada yang matang dan pelaksanaan yang cermat sangat penting.

"Ini mencakup upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan tertib selama proses kampanye, pemungutan suara serta memastikan bahwa semua pihak terlibat dalam proses tersebut," tuturnya.

Selain itu dirinya meminta kepada setiap pihak terkait agar bersikap netral. Apabila hal itu dilaksanakan dengan baik, maka demokrasi yang bersih dan jujur akan tercipta.

"Mari bersama-sama kita jaga kedaulatan rakyat dan memastikan Pilkada 2024 yang bersih, jujur, dan demokratis," tutupnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya