Berita

Ilustrasi Foto/Net

Dunia

Peringati Hari Angkatan Bersenjata, Iran Tunjukan Komitmen Perangi Zionis

SELASA, 30 APRIL 2024 | 14:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tanggal 18 April menjadi hari yang selalu dikenang dalam kalender sejarah Revolusi Islam Iran.

Menurut Atase Pertahanan Iran di Indonesia, Kolonel Mohammad Reza Movahhed, tanggal itu merupakan Hari Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran yang sangat penting. Pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini menyebut hari ini sebagai hari Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran.

“Jelas sekali bahwa keputusan revolusioner ini membentuk kepercayaan diri dan melipatgandakan motivasi orang-orang yang bekerja di dalam kelembagaan revolusioner ini dan dapat meraih kemampuan pertahanannya,” ujar Movahhed dalam keterangannya, Selasa (30/4).


Lanjut dia, prestasi gemilang Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran di bidang pertahanan, militer, produksi ilmu pengetahuan, pencapaian kemajuan dan teknologi baru serta transformasi, dinamisme dan pengorganisasian inovatif sesuai dengan ancaman dan kebutuhan misi di empat angkatan.

“Ini adalah simbol kemampuan atau kekuatan pertahanan dan keagungan Republik Islam Iran yang menakjubkan hari ini dan posisi internasional yang istimewa serta kekuatan pengaruh regional dan global. Ini karena dedikasi, perjuangan, pengorbanan dan kesiagaan selalu dari setiap personel Angkatan Bersenjata dan tentara yang bersemangat penuh gairah, berwilayah dan beriman,” ungkapnya.

Masih kata Movahhed, peran tentara dalam memperkuat perisai pertahanan telah menghalau musuh Iran.

“Dengan menerapkan berbagai rencana dan langkah, mendirikan berbagai pangkalan, termasuk pangkalan strategis drone dan taktis bawah tanah dan ratusan pencapaian pertahanan baru di darat, udara, laut dan ruang angkasa serta kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi telah menghilangkan bayang-bayang ancaman dan kelancangan musuh-musuh yang lemah dari negara dan rakyat Iran yang mulia,

“Selanjutnya telah memperkuat kemandirian dan keamanan yang stabil di tanah air Islami, dan dengan mengadakan ratusan latihan bersama, gabungan dan pertahanan suci keluarga Nabi Muhammad Saw, melanjutkan jalan peningkatan keamanan dan kemuliaan ini,” tambah dia.

Movahhed menambahkan langkah pertahanan yang brilian dari tentara dan angkatan bersenjata telah menghasilkan pertahanan yang kuat dari Republik Islam Iran.

“Pesan kedaulatan Iran telah diwartakan sedemikian rupa sehingga dunia mengetahui bahwa ‘Janji Setia’ Angkatan Bersenjata Iran adalah tanggapan yang cepat/dahsyat dan terpadu terhadap setiap pelanggaran terhadap kepentingan, perbatasan dan keamanan Republik Islam Iran,” jelasnya.

Tentunya kekuatan itu untuk merespons tegas dari kaum Zionis, penjajah bangsa Palestina di Gaza.

“Rakyat pejuang Palestina dan Gaza yang tertindas, hanyalah sebagian dari kapasitas dan kemauan kuat angkatan bersenjata Republik Islam yang kekuatan kedirgantaraan IRGC dan sinergi tentara membuat sahabat Republik Islam senang dan musuh-musuh kemanusiaan kecewa,” beber dia.

Kendati demikian, Movahhed menegaskan bahwa Iran tidak pernah memulai perang apapun, meskipun telah berulang kali diserang oleh beberapa negara.

Berdasarkan hal ini, Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran telah memilih "Doktrin Pertahanan" untuk melindungi perbatasan teritorialnya.

“Dengan kepercayaan diri dan keyakinan pada para ahli dalam negeri, Angkatan Bersenjata telah mulai memproduksi dan melakukan swasembada peralatan dan senjata pertahanan. Meskipun ada sanksi kejam dari beberapa negara kolonialis, hari ini, Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran berada di antara kekuatan top di kawasan dan dunia dan mampu meraih peralatan dan senjata militer paling modern,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya