Berita

Presiden Joko Widodo/Istimewa

Politik

Kebut IKN, Jokowi Bakal Bentuk Tim Percepatan Investasi

SELASA, 30 APRIL 2024 | 01:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya mempercepat realisasi investasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Presiden Joko Widodo  bakal membentuk tim percepatan investasi yang akan diumumkan pada Mei 2024 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dalam konferensi pers, Senin (29/4).

"Mungkin bulan-bulan ini ada tim yang akan dibentuk Bapak Presiden. Bulan depan akan diumumkan tim percepatan investasi di IKN. Kita tunggu tim itu karena timnya sedang dirumuskan," ujar Bahlil.


Nantinya, tim tersebut akan ditugaskan secara khusus untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Termasuk dengan pemerintah daerah hingga investor yang telah menyampaikan ketertarikannya terhadap IKN.

"Nanti akan secara komprehensif untuk melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk urusan dengan kementerian yang terkait, pemerintah daerah, masyarakat adat, investor. Jadi kita ingin untuk ini lebih mengerucut, tidak parsial," jelasnya.

Menurut Bahlil, hal tersebut bertujuan untuk mempercepat investasi di ibu kota baru. Karena jika dilakukan secara parsial, justru dianggap dapat memperlambat strategi pemerintah.

"Tapi kita bikin satu tim yang kuat, yang betul-betul, investor datang itu sudah ngerti tentang apa masalahnya dan bagaimana cara menyelesaikan masalah itu," jelasnya lebih lanjut.

Saat ini pembangunan infrastruktur di IKN terus dikebut oleh Kementerian PUPR, karena pemerintah akan memindahkan para ASN ke IKN mulai September tahun ini.

Rencana itu mundur dari perkiraan awal pemerintah yang menargetkan pemindahan ASN pada Juli, atau sebelum HUT RI. Penyebab perubahan jadwal karena hunian yang masih belum rampung.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya