Berita

Ketua DPC PKB Kota Bogor, Dewi Fatimah, menunjukan formulir pendaftaran Restu Kusuma/RMOLJabar

Politik

Gagal ke Senayan, Kader PKB Cari Peruntungan di Pilkada Kota Bogor

SELASA, 30 APRIL 2024 | 01:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kader PKB Kota Bogor, Muhammad Restu Kusuma, tak lantas mengakhiri kariernya di dunia politik usai dipastikan gagal melenggang ke DPR RI dapil Kabupaten Bogor.

Anak muda yang masih duduk di DPRD Kota Bogor ini justru mencoba mencari peruntungan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024 dengan mendaftarkan diri ke partainya yang membuka penjaringan bakal calon wali kota.

Restu Kusuma mengatakan, pihaknya akan mengikuti mekanisme partai, sama seperti yang dilakukan oleh para calon wali kota yang mendaftar ke DPC PKB Kota Bogor.


Dia mengakui, yang daftar ke DPC PKB merupakan orang-orang hebat. Yakni mereka yang memiliki elektabilitas maupun popularitas tinggi. Meski begitu, dirinya tetap optimistis namanya bisa masuk ke dalam kandidat bakal calon Wali Kota Bogor dari PKB.

"Optimis, InsyaAllah, sebagai generasi muda, sebagai generasi milenial harus optimis. Siapapun nanti ke depan yang menjadi wali kota, InsyaAllah generasi penerus yang baik, dan semuanya punya niat baik yang nanti hasilnya pun akan baik," kata Restu seusai mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPC PKB Kota Bogor, Senin (29/4).

Dia memaparkan, PKB memiliki program yaitu peduli umat melayani rakyat. Kemudian, ia juga melihat bahwa pemerintahan yang sekarang sudah baik, tetapi tidak cukup di sini. Karena Kota Bogor harus terus berkembang mulai dari sektor pendidikan, pembangunan, UMKM, dan lain sebagainya.

"Kalau saya lihat, Bogor ini salah satu kota yang sangat seksi dan menjadi corong atau barometer. Bahkan bisa dibilang Kota Bogor ini menjadi kota satelit dan beberapa tahun Kota Bogor itu menjadi penyangga ibukota, jadi mudah-mudahan Kota Bogor semakin berkembang menjadi lebih baik," paparnya.

Bukan cuma itu, Restu juga melihat banyak masyarakat dari luar Kota Bogor yang mencari nafkah di sini, sehingga ia meyakini ke depan Kota Bogor harus lebih berkembang lagi, seperti halnya Singapura yang merupakan negara kecil tetapi kaya di Asia.

"Jadi saya pikir, walaupun Kota Bogor wilayahnya tidak luas tapi ke depannya memiliki pendapatan yang cukup besar, sehingga tercipta kemakmuran dan kita fokus terhadap pengangguran juga kok, bagaimana mengatasi pengangguran," tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (29/4).

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Bogor, Dewi Fatimah mengungkapkan, semenjak penjaringan dibuka sudah ada 6 orang bakal calon yang mendaftar, 3 di antaranya sudah mengembalikan formulir.

"Nanti masalah seleksi, itu kan kita hanya penjaringan. Nanti kita akan mengerucutkan dan dari beberapa orang itu akan kita serahkan ke DPW hingga DPP, karena akan ada prosedur seperti UKK dan lainnya," jelas Dewi.

Saat disinggung apakah bacawalkot dari internal partai akan menjadi prioritas, Dewi menerangkan, PKB akan melakukan penjaringan kepada semuanya. Setelah itu dikerucutkan menjadi 3 nama termasuk dari kader internal yang sudah mengikuti penjaringan tersebut untuk diserahkan ke DPW dan juga DPP.

"Ya, kalau soal (diprioritaskan, red) itu nanti kita serahkan ke DPP saja," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya