Berita

Ahin Tae-yong saat konferensi pers di Qatar/Rep

Sepak Bola

Punya Rahasia Hadapi Uzbekistan, STY Optimistis

SENIN, 29 APRIL 2024 | 07:46 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Pelatih Tim U-23 Indonesia, Shin Tae-yong, optimistis pemainnya mampu meredam kedahsyatan Uzbekistan, pada semifinal Piala Asia 2024, di Abdullah Bin Khalifa Stadium, Senin (29/4).

"Uzbekistan dan Indonesia punya kesamaan. Mereka juga coba membangun sepakbola dari level kelompok usia muda, di bawah 20 atau 23 tahun. Itu faktor yang menjadikan Uzbekistan sebagai tim yang sangat bagus," kata Shin Tae-yong.

"Terakhir lawan Uzbekistan di Piala Asia U-20 (2023). Waktu itu kami tidak membawa enam pemain terbaik, akhirnya Uzbekistan mampu mendominasi permainan," katanya, dikutip dari situs resmi PSSI, Senin (29/4).


"Dalam karier sebagai pelatih, saya tidak punya pengalaman kalah melawan Uzbekistan, meski dia tim sangat bagus. Kali ini saya punya pemain-pemain terbaik. Saya punya perasaan yang baik, semoga kami beruntung. Persiapan sudah dilakukan dengan baik," tambah pelatih asal Korsel itu.

STY, sapaan akrabnya, juga mengatakan, persiapan Garuda Muda sangat baik. Kepercayaan diri para pemain meningkat, setelah lolos dari Grup A, yang notabenenya grup neraka. Terlebih menyingkirkan Korea Selatan di babak perempat final lewat adu tendangan penalti.

"Salah satu yang krusial dan harus jadi perhatian adalah transisi yang begitu cepat. Uzbekistan itu dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya, sangat cepat, itu salah satu faktor yang membuat Uzbekistan tangguh," katanya.

Tapi STY mengaku sudah memikirkan soal itu. "Itu harus kita atasi, agar kita punya kesempatan menang. Tentu saya tidak bisa mengatakan lebih detail, karena itu rahasia kami," tutup Shin Tae-yong.

Seperti diketahui, pemenang laga Indonesia vs Uzbekistan, selain lolos ke final Piala Asia U-23 2024 juga mendapat tiket ke Olimpiade Paris 2026.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya