Berita

Ilustrasi Partai Golkar/RMOLSumsel

Politik

Dari 9 Pendaftar, Golkar Palembang Hanya Kirim 4 Nama Bacalon ke DPP

SENIN, 29 APRIL 2024 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD Partai Golkar kota Palembang telah menyelesaikan proses penerimaan dan penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar pada November 2024 mendatang.

Menurut Ketua Tim Penjaringan balon walikota dan wakil walikota Golkar Palembang, Rubi Indiarta, dari hasil verifikasi Tim 9 yang dibentuk, 4 nama telah dianggap serius dan akan direkomendasikan ke DPD Provinsi dan DPP Golkar. Tahapan ini meliputi pengambilan formulir pencalonan yang dilakukan pada 15 hingga 19 April 2024.

Adapun Tim 9 ini terdiri dari pengurus Partai Golkar Palembang. Seperti Rubi Indiarta, Agus Rahmat, Nensyah, Azwar Agus, Eka Leopriana, Solatudin, Rian Ermanda, Hendra Tedi Gunawan, dan Bustomi.


Tercatat nama-nama seperti Fitrianti Agustinda, Syapran Saropi, Basyarudin Akhmad, Anton Nurdin, Andi Asmara, Firmansyah Hadi, Akbar Alfaro, Yudha Pratomo, Prima Salam, dan M Hidayat, telah mengambil dan mengembalikan berkas pendaftaran.

Namun, dari beberapa nama tersebut, hanya beberapa yang dianggap serius dengan melengkapi pemberkasan dan proses administrasi. Yaitu Fitrianti Agustinda, dr Asti Rosmala Dewi, serta dua nama lain yang mendapat surat tugas.

Tim penjaringan yang telah melakukan rapat penetapan menghasilkan beberapa nama yang akan dikirimkan ke DPD Provinsi dan DPP Golkar. Nama-nama tersebut telah melalui proses verifikasi dan melengkapi seluruh administrasi yang diperlukan.

Selanjutnya, Partai Golkar akan melanjutkan proses survei yang sudah berjalan, serta menunggu petunjuk selanjutnya dari DPD atau DPP Golkar. Tahapan berikutnya akan melibatkan survei dan wawancara sebagai bagian dari seleksi bakal calon tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya