Berita

Verrel Bramasta dan Putri Zulkifli Hasan/Net

Politik

Verrel dan Putri Kompak Memajukan Anak Muda Lewat Wadah PAN

MINGGU, 28 APRIL 2024 | 13:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Memastikan diri duduk sebagai politisi muda di DPR RI periode 2024-2029, dua kader Partai Amanat Nasional (PAN) Verrel Bramasta dan Putri Zulkifli Hasan berkomitmen untuk membangun karakter dan mengembangkan potensi anak muda.

Berdasarkan hasil Pemilu 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU), Verrel meraih suara mencapai 94.810 suara. Sedangkan Putri Zulhas mendapat dukungan 127.600 suara.

Verrel mengaku bersyukur kerja kerasnya bersosialisasi selama kampanye mendapat banyak pelajaran. Selain dukungan dari masyarakat, bintang sinetron itu juga senang bisa mendengar suara rakyat langsung.


Bersama Putri Zulhas, Verrel yang akan duduk di kursi DPR RI akan berjuang untuk kepentingan rakyat, khususnya anak muda dan perempuan.

"Aku punya ide-ide, aku rasa teman-teman di luar sana juga ada ide untuk membuat Indonesia lebih baik lagi. Cuma nggak tahu wadahnya di mana. Maka dari itu, aku rasa aku bisa jadi wadah yang tepat bersama PAN," kata Verrel dalam keterangannya, Minggu (28/4).

"Tapi fokusnya pasti milenial sama Gen Z karena 60 persen populasi dapil aku itu anak-anak muda dan pelaku UMKM," tegas Verrel Bramasta.

Hal senada juga disampaikan Putri Zulhas. Selain memikirkan anak muda, ia juga ingin fokus pada kesejahteraan anak dan perempuan.

Putri berencana mendirikan posko pengaduan untuk korban kekerasan seksual perempuan dan anak, alasannya para korban terkadang takut, malu untuk melaporkan atau menceritakan kejadian yang dialami.

"Kami akan edukasi, buat posko khusus dan berikan konseling untuk menghilangkan trauma healing bagi korban. Kita negara hukum, bisa diproses secara hukum," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya