Berita

Latihan Evakuasi Medis Udara Taifib dan USMC di Lapangan Pusat Latihan dan Pertempuran Marinir 6 Antralina (Puslatpurmar 6 Antralina) Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/4).

Pertahanan

Pasukan Taifib dan USMC Gelar Latihan Evakuasi Medis Udara di Sukabumi

MINGGU, 28 APRIL 2024 | 00:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Taifib) Korps Marinir TNI AL dengan USMC 1st Reconnaissance Battalion tergabung dalam Latihan Bersama (Latma) Reconnaissance Exchange (RECONEX) 2024 di Lapangan Pusat Latihan dan Pertempuran Marinir 6 Antralina (Puslatpurmar 6 Antralina) Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/4).

Latihan ini merupakan kerja sama antara TNI Angkatan Laut (AL)/Korps Marinir (Kormar) dengan United States (US) Marine Forces Pacific (MARFORPAC) First Marine Expeditionary Force (I MEF) dalam melaksanakan Latihan Evakuasi Medis Udara menggunakan Pesawat Helikopter Bell 412 SP, Skuadron Udara 400 Wing Udara 2.

Pada latihan ini, disimulasikan adanya personel yang menjadi korban luka tembak, kemudian korban dievakuasi melalui darat menggunakan ambulance untuk diberikan pertolongan pertama.


Setelah dilakukan pertolongan pertama dan pemeriksaan, dokter memutuskan agar korban segera dirujuk ke Rumah Sakit agar mendapatkan pertolongan lanjutan melalui jalur udara. Sehingga korban akhirnya dievakuasi menggunakan Pesawat Helikopter Bell 412 SP, Skuadron Udara 400 Wing Udara 2.

Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Danyontaifib 1 Mar) Mayor Marinir Laili Nugroho menyampaikan bahwa latihan evakuasi medis udara tersebut bertujuan untuk melatih kerja sama antara prajurit Taifib dan USMC 1st Reconnaissance Battalion dalam menangani prajurit yang terluka.

“Mereka melaksanakan latihan serta memberikan gambaran mekanisme kerja dan Standard Operational Procedure (SOP) dalam setiap aktivitas maupun kejadian yang dialami personel di daerah penugasan,” kata Laili.

Keterlibatan TNI AL pada Latma RECONEX 2024 ini merupakan implementasi dari kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan peran diplomasi TNI AL dengan negara sahabat serta meningkatkan kemampuan prajurit Jalasena pada bidangnya masing-masing guna menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya