Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

22 Pesawat Tempur dan Drone China Kepung Taiwan Selama Tiga Jam

SABTU, 27 APRIL 2024 | 21:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 22 pesawat tempur dan drone China dilaporkan mengelilingi kawasan udara Taiwan selama kurang dari tiga jam pada Sabtu (27/4).

Laporan tersebut dikatakan Kementerian Pertahanan Taiwan setelah pihaknya mendeteksi jet tempur China yang mengepung kawasannya sejak pagi waktu setempat.

"Kami mendeteksi aktivitas dari 22 pesawat tentara China (PLA) sejak pukul 09.30 (01.30 GMT)," katanya dalam sebuah pernyataan.


Mengutip TRT World, 12 pesawat itu terlihat melintasi garis tengah dan memasuki zona identifikasi pertahanan udara utara dan tengah Taiwan.

"Pesawat tempur dan drone tersebut bergabung dengan kapal angkatan laut Tiongkok dalam patroli tempur bersama," sambung pernyataan itu.

Pengepungan itu dilakukan sehari setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengakhiri kunjungannya ke China, di mana Blinken menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di selat tersebut.

Selain itu,  tentara China itu juga datang ketika Taiwan akan melakukan pelantikan presiden barunya, Lai Ching-te, pada 20 Mei mendatang yang dianggap Tiongkok sebagai separatis berbahaya.

Sejauh ini China sendiri terus mengklaim bahwa Taiwan merupakan bagian dari wilayahnya, dan tidak pernah berhenti menggunakan kekuatannya untuk menjadikan pulau itu berada di bawah kendalinya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya