Berita

Andi Ibnu Hadi saat mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tasikmalaya di Desk Pilkada PKB Kota Tasikmalaya, Jumat (26/4)/RMOLJabar

Nusantara

Pilwalkot Tasikmalaya 2024: Keluarga Pondok Pesantren Ikut Penjaringan di PKB

SABTU, 27 APRIL 2024 | 06:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah kandidat mulai mengikuti penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tasikmalaya, baik dari kalangan politisi, birokrat, advokat, hingga pengusaha. Tidak terkecuali dari kalangan Pondok Pesantren yang merasa terpanggil untuk mewakafkan salah seorang keluarganya untuk memimpin Kota Tasikmalaya 5 tahun ke depan.

Salah satu kandidat yang muncul dari keluarga besar Pondok Pesantren Condong, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, adalah Andi Ibnu Hadi. Selain sebagai kader PKB, Andi juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Tasikmalaya.

Andi bersama sejumlah tokoh Pondok Pesantren mendatangi Sekretariat Desk Pilkada PKB Kota Tasikmalaya untuk mengambil formulir pendaftaran pada Jumat (26/4).


Ketua Yayasan Pondok Pesantren Condong, KH Asep S Alamin, menyatakan dukungan dari pondok pesantren terhadap langkah Andi Ibnu Hadi.

"Kami merasa sudah saatnya Kota Santri, julukan Kota Tasikmalaya, dipimpin oleh santri," ujar Ketua Yayasan Pondok Pesantren Condong kepada wartawan, Jumat (26/4).

Pihaknya juga berharap dukungan dari sejumlah pondok pesantren lainnya terkait langkah Andi karena ia berasal dari keluarga besar Pondok Pesantren Condong.

Sementara itu, Andi Ibnu Hadi menegaskan bahwa ia bukan orang baru di PKB. Sejak 2004, ia tercatat sudah aktif di partai yang identik dengan kaum Nahdliyin tersebut.

"Sudah sejak 2004, saya aktif di PKB. Saya juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Garda Bangsa dan terlibat dalam pembentukan organisasi tersebut," jelas Andi.

Andi juga mencatat pengalamannya sebagai calon legislatif dari PKB pada 2009 dan pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPC PKB pada tahun yang sama. Setelah itu, ia fokus pada profesi sebagai advokat.

Andi merupakan kandidat keenam yang mengambil formulir pendaftaran. Dia siap bersaing dengan kandidat lainnya yang telah mengambil formulir terlebih dahulu.

"Saya optimistis untuk mendapatkan tiket PKB. Ini menjadi motivasi bagi saya dalam persaingan memperebutkan tiket PKB," tutup Andi Ibnu Hadi.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Pidato Berapi-api Jokowi di Rakernas PSI Diramalkan Jadi yang Terakhir

Minggu, 08 Februari 2026 | 02:33

UPDATE

Mesir Kucurkan Bansos Rp13 Triliun Jelang Ramadan, Gaji PNS Dibayar Lebih Awal

Selasa, 17 Februari 2026 | 10:10

Emas Antam Turun Dua Hari Beruntun, Termurah Rp1,5 Juta

Selasa, 17 Februari 2026 | 10:05

Kong Miao TMII Sambut Imlek 2577 dalam Nuansa Pagi yang Damai

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:50

Perayaan Imlek 2026 di Vihara Kwan In Thang Pondok Cabe Penuh Khidmat

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:40

Harga Minyak Dunia Naik Tipis Terdampak Musim Liburan

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:31

453 Personel Gabungan Amankan Puluhan Vihara di Jakarta Barat

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:22

Momen Imlek 2026: Rutan KPK Berikan Layanan Kunjungan Khusus bagi Keluarga Tahanan

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:13

Mengenal Sejarah dan Makna Tradisi Munggahan di Tanah Sunda

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:05

Menlu Sugiono Akan Hadiri Pertemuan DK PBB di New York, Fokus Bahas Palestina

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:00

Emas Terpeleset: Libur Panjang dan Dolar AS Jadi Penghambat

Selasa, 17 Februari 2026 | 08:55

Selengkapnya