Berita

Rumah milik Bupati Labuhanbatu, Erik Adtrada Ritonga, yang disita KPK/Ist

Hukum

Rumah Mewah Bupati Labuhanbatu Nonaktif Disita KPK

JUMAT, 26 APRIL 2024 | 09:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sebuah rumah mewah di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), milik Bupati Labuhanbatu nonaktif, Erik Adtrada Ritonga (EAR).

Juru Bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, mengatakan, tim penyidik telah menyita aset yang diduga milik Erik. "Berupa 1 unit rumah yang diduga terkait penerimaan suap tersangka EAR," kata Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (26/4).

Tim penyidik, kata dia, langsung menyita dan memasang plang sita pada rumah itu. "Menurut estimasi, rumah itu senilai Rp5,5 miliar," tambahnya.


Selain itu, bertempat di Kantor BPKP Perwakilan Sumatera Utara, tim penyidik juga telah memeriksa saksi-saksi, yakni Maya Hasmita (ibu rumah tangga), Rosniaty Siregar (notaris/PPAT), Mona Hastuti (dosen), dan Rizky Kemal (Kepala Lingkungan II, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan).

"Para saksi dikonfirmasi terkait dugaan kepemilikan aset-aset tersangka EAR," pungkasnya.

Seperti diberitakan, dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Labuhanbatu itu menyeret 6 tersangka, yakni Erik Adtrada Ritonga (EAR), Rudi Syahputra Ritonga (anggota DPRD), Efendy Syahputra alias Asiong (swasta), Fazar Syahputra alias Abe (swasta), Yusrial Suprianto Pasaribu (anggota DPRD), dan Wahyu Ramdhani Siregar (swasta).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya