Berita

Pejabat tinggi Hamas, Khalil Al-Hayya/Net

Dunia

Hamas Siap Bubar Jika Palestina Merdeka

KAMIS, 25 APRIL 2024 | 17:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kelompok militer Palestina, Hamas mengumumkan kesiapannya untuk berhenti berperang setelah Palestina diberi hak atas kedaulatannya berdasarkan solusi dua negara.

Pejabat tinggi Hamas, Khalil Al-Hayya mengatakan kelompok itu akan membubarkan pasukan militernya jika Palestina berdaulat penuh di Tepi Barat dan Jalur Gaza dan pengungsi Palestina dipulangkan sesuai dengan resolusi internasional di sepanjang perbatasan Israel sebelum tahun 1967.

"Jika itu terjadi, sayap militer kelompok tersebut akan bubar,” kata Al-Hayya, seperti dimuat Associated Press pada Kamis (25/4).


Dia mengungkap, langkah Hamas setelah bubar adalah menjadi partai politik seutuhnya seperti Fatah dan bergabung dengan Organisasi Pembebasan Palestina.

"Ketika mereka merdeka dan memperoleh hak-hak dan negaranya, apa yang dilakukan kekuatan-kekuatan ini? Mereka berubah menjadi partai politik dan kekuatan tempur yang membelanya berubah menjadi tentara nasional,” ujarnya. .

Meskipun komunitas internasional sangat mendukung solusi dua negara, pemerintahan garis keras Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terus menolaknya.

Sementara itu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pihaknya akan terus melanjutkan operasi darat ke Rafah, Gaza.

Meski belum ada waktu pasti yang diumumkan, tetapi seorang pejabat IDF mengungkap persiapan serangan darat sudah rampung dan tinggal menunggu perintah Netanyahu.

Dikatakan bahwa Kementerian Pertahanan Israel telah membeli 40.000 tenda, masing-masing berkapasitas 10 hingga 12 orang, untuk menampung warga Palestina yang direlokasi keluar Rafah sebelum serangan terjadi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya