Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Muhammad Jusuf Kalla/RMOL

Politik

Ucapkan Selamat untuk Prabowo-Gibran, JK: Kita Harus Bersatu

KAMIS, 25 APRIL 2024 | 15:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ucapan selamat atas penetapan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pilpres 2024 turut disampaikan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Muhammad Jusuf Kalla.

"Pertama begini, kita sudah dua tahun capek untuk berbicara politik. Sudahlah, kita selesaikan ini. Kita menerima apa yang telah, kenyataan yang ada, bahwa kita berikan selamat kepada Pak Prabowo-Gibran untuk menjalankan pemerintahan ini karena masa depan itu," ucap Jusuf Kalla (JK) kepada wartawan di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (25/4).

"Selama dua tahun ini kita mengalami perdebatan politik. Masalah yang akan datang ini masalah ekonomi, tidak mudah, dan itu menyangkut seluruh rakyat," imbuhnya.


Karena itu, JK pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu menangani masalah-masalah yang akan dihadapi ke depan. Khususnya terkait ekonomi.

"Karena politik mungkin untuk elite saja, kalau ekonomi semua kena. Karena itu, kita harus bersatu, dengan pemerintah, kita dukung," tuturnya.

Dia menilai masalah politik hanya urusan pemerintah yang berkuasa dengan politikus. Sementara masalah ekonomi berkaitan dengan seluruh rakyat. Karena itu, JK melihat peran pengusaha juga penting untuk perekonomian ke depan.

"Kalau ekonomi, masalah semua. Kalau ada masalah semua rakyat kena, karena itu harus diatasi dengan baik bersama-sama kita dukung itu," tandasnya.

Sebelumnya, pasangan Prabowo-Gibran ditetapkan sebagai presiden-wapres terpilih melalui rapat pleno terbuka KPU, Rabu (24/4). Ketua KPU, Hasyim Asyari membacakan langsung SK KPU Nomor 504 Tahun 2024 tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilihan Umum 2024 dan Berita Acara Nomor 252/PL.01.9-BA/05/2024 tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilu 2024.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya