Berita

Nasabah menggeruduk kantor BMT Mitra Umat Pekalongan beberapa waktu lalu/RMOLJateng

Presisi

Dana Nasabah Tidak Bisa Dicairkan

Pengurus BMT Mitra Umat dan Disperindagkop Pekalongan Diperiksa Polisi

KAMIS, 25 APRIL 2024 | 05:08 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polres Pekalongan Kota memanggil 12 orang yang terdiri dari pihak BMT Mitra Umat serta perwakilan dari bidang koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) setempat.

Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari aduan nasabah terkait dana simpanan yang tidak bisa dicairkan.

"Kami memanggil semua pengurus dan pihak manajemen BMT Mitra Umat, termasuk perwakilan dinas koperasi, untuk dimintai keterangan," kata Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Yoyok Agus Waluyo dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (24/4).


Dia menjelaskan bahwa nasabah sebelumnya juga sudah memberikan keterangan kepada pihak berwenang. Pemanggilan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan menyatukan persepsi antara pengurus dan manajemen BMT Mitra Umat.

Tujuannya agar kedua pihak bersama-sama bertanggung jawab terhadap dana nasabah.

"Jika aduan nasabah bisa diselesaikan, ada hak pelapor yang harus dikembalikan. Namun, proses ini akan tetap berlanjut agar tidak muncul lebih banyak korban," jelas AKP Yoyok Agus Waluyo.

Dia menambahkan proses saat ini masih berada dalam tahap penyelidikan, namun bisa ditingkatkan ke penyidikan jika tidak ada solusi. Hukum perdata dan pidana akan tetap dijalankan, tergantung jenis masalah yang muncul, baik itu gagal bayar maupun masalah lainnya.

Adapun pemanggilan tersebut juga menyertakan permohonan pengurus dan manajemen BMT Mitra Umat untuk pengamanan pelayanan nasabah agar tetap berjalan dan dapat kembali pulih. Penyelesaian tanggung jawab akan menjadi prioritas sebelum pengurus dipersilakan mengundurkan diri.

"Surat permohonan memungkinkan kita untuk melakukan pengawasan. Kesepakatan telah dicapai untuk pengambilalihan aset agar BMT Mitra Umat dapat beroperasi kembali dan melayani nasabah," jelas Yoyok.

Untuk pengembalian dana nasabah, langkah-langkah yang akan dilakukan termasuk penjualan aset dan skema take over dari debitur yang masih memiliki tanggung jawab utang ke bank. Dana bank yang masuk ke BMT Mitra Umat diharapkan dapat membantu penyelesaian masalah ini.

Pengurus dan manajemen akan mengatur proses take over melalui bagian pembiayaan untuk mengurangi beban utang. Semua pihak akan menandatangani kesepakatan guna mengatasi masalah-masalah yang ada.

"Nantinya, dinas koperasi juga akan melakukan kontrol terhadap aktivitas BMT Mitra Umat. Ini penting agar pengembalian dana nasabah dapat berjalan sesuai harapan," pungkasnya. 

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya