Berita

Presiden Iran Ebrahim Raisi/Net

Dunia

Presiden Raisi Ancam Musnahkan Israel Jika Berani Serang Iran

RABU, 24 APRIL 2024 | 11:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat, menyusul ancaman pemusnahan yang disampaikan Presiden Iran Ebrahim Raisi kepada Israel.

Dalam pidatonya di sebuah Universitas di Pakistan, Raisi menegaskan bahwa pasukan Iran tidak akan ragu memusnahkan Israel jika mereka berani melanjutkan serangan militer.

"Jika Israel melakukan kesalahan dan menyerang tanah suci Iran, situasinya akan berbeda dan mungkin tidak ada lagi yang tersisa dari rezim Zionis,” tegasnya, seperti dimuat Reuters pada Rabu (24/4).


Pada tanggal 13 April, Iran meluncurkan ratusan drone dan rudal ke Israel dalam serangan langsung pertamanya terhadap negara tersebut.

Serangan itu terjadi sebagai tanggapan atas serangan mematikan terhadap konsulat Iran di Suriah, yang diduga dilakukan oleh pasukan Israel.

Iran mengklaim, serangan udara mereka sepenuhnya berhasil. Tetapi Israel mengatakan bahwa itu hanya mengakibatkan kerusakan minim karena 99 persen dari 300 serangan Teheran berhasil dicegat.

Pada hari Jumat (19/4), Israel tampaknya membalas serangan Iran dengan menargetkan pangkalan udara militer di Isfahan.

Teheran tidak menganggap serangan Israel berhasil, bahkan Menlu Hossein Amir-Abdollahian menyamakan senjata yang digunakan IDF dengan mainan, yang menandakan keengganan mereka untuk melakukan eskalasi lebih lanjut.

Sementara Raisi menahan diri untuk tidak mengomentari serangan Israel dalam pidatonya di Pakistan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya