Berita

Sistem pertahanan udara Bavar-373 terlihat di belakang para pejabat Iran di Teheran/Net

Dunia

Senjata Baru Iran Diklaim Mampu Hancurkan Jet Siluman AS

SELASA, 23 APRIL 2024 | 16:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran baru-baru ini memperkenalkan versi terbaru dari sistem pertahanan udara jarak jauh Bavar-373 yang diklaim mampu mencegat jet tempur siluman milik Amerika Serikat.

Mengutip outlet berita militer Special Operations Forces Report (SOFREP) pada Selasa (23/4), versi terbaru dari Bavar-373 diluncurkan secara perdana selama parade militer 17 April lalu.

Iran menyatakan, Bavar-373 telah disempurnakan dan kemampuannya secanggih bahkan melebihi sistem pertahanan udara S-300 Rusia dan sistem Patriot buatan AS.


Selain itu, Iran juga mengklaim Bavar-373 terbaru dapat mencegat pesawat tempur generasi kelima seperti jet F-35 Lightning milik Lockheed Martin, yang dilengkapi dengan teknologi siluman yang dirancang untuk menghindari deteksi radar.

Selain itu, sumber-sumber Iran melaporkan bahwa Bavar-373 yang mampu mengidentifikasi hingga 100 target udara secara bersamaan dan menembaknya dengan  rudal Sayyad-4B.

Menurut SOFREP, klaim Iran tentang kecanggihan Bavar-373 masih belum teridentifikasi, tetapi ini menandakan bahwa Teheran mempunyai sistem keamanan yang mumpuni.

“Meskipun perlu interpretasi yang hati-hati, peluncuran upgrade Bavar-373 menggarisbawahi poin penting: sektor pertahanan Iran terbukti matang,” ungkap SOFREP.

Selain itu, SOFREP menilai, peluncuran upgrade Bavar-373 pada parade minggu lalu kemungkinan dilakukan untuk mengirimkan pesan kepada musuh agar tidak lagi mencoba menyerang Iran.

Debut Bavar-373 terjadi hanya berjarak empat hari setelah militer Iran membombardir Israel dengan ratusan rudal, roket dan drone.

Beberapa hari kemudian laporan beredar tentang serangan balik yang dilancarkan Israel di dekat pangkalan udara Isfahan, Iran.

Israel lagi-lagi tidak secara resmi mengakui bahwa serangan udara di Isfahan itu dilakukan oleh personelnya.

Sementara Iran melaporkan serangan Israel di Isfahan tidak menimbulkan kerusakan apapun dan tiga drone yang diarahkan ke sana berhasil dicegat.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya