Berita

Tim United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) mengunjungi pengungsi Rohingya di BMA, Banda Aceh/RMOLAceh.

Nusantara

Pengungsi Rohingya di Aceh Tembus 1.200 Orang

SELASA, 23 APRIL 2024 | 13:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Assistant High Commissioner for Protectiction of United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Ruvendiri Promoda Menikdiwela mengungkapkan bahwa jumlah pengungsi Rohingya di Aceh saat ini mencapai sekitar 1.200 orang.

Menikdiwela berharap para pengungsi ini dapat direlokasi ke tempat yang lebih formal dan layak huni.

"Banyak pengungsi Rohingya saat ini tinggal di tempat-tempat informal dengan kondisi yang tidak memadai," kata Menikdiwela saat mengunjungi pengungsi Rohingya Gedung Balee Meuseuraya Aceh (BMA), Senin (22/4).


Menikdiwela mengimbau para pengungsi Rohingya untuk tidak melanjutkan perjalanan ke negara lain. Sebab sangat berbahaya dan berisiko tinggi.

UNHCR terus memberikan edukasi kepada para pengungsi agar tidak pergi ke negara lain. Meskipun banyak dari mereka memiliki keluarga di Malaysia.

"Sehingga ada tujuan sangat kuat yang menarik para pengungsi Rohingya ke sana (Malaysia). Jadi kami terus mengimbau saja agar tidak tidak melakukan itu," kata Menikdiwela dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh.

Menikdiwela mengaku prihatin atas tragedi kapal etnis Rohingya yang terbalik di perairan Aceh Barat beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan bahwa UNHCR berjanji berupaya meningkatkan kondisi penjagaan kamp pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh, untuk mencegah terjadinya tragedi serupa di masa depan.

"Saat ini, fokus utama adalah mencari tempat penampungan yang lebih memadai. Di mana pengungsi dapat tinggal di bangunan yang layak, anak-anak dapat bersekolah dan kebutuhan dasar terpenuhi," demikian Menikdiwela.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya