Berita

Pj Gubernur Bey Machmudin memberikan sambutan Hari Jadi Kabupaten Sumedang/Ist

Nusantara

Pj Gubernur Ingin Sumedang Kembali jadi Paradijs van Java

SELASA, 23 APRIL 2024 | 12:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kabupaten Sumedang diharapkan bisa kembali menjadi Paradijs van Java atau surga dari Jawa yang dulu sempat melekat pada kabuoaten ini.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat memberikan sambutan pada rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Hari Jadi ke-446 Kabupaten Sumedang, Senin (22/4).

"Selamat Ulang Tahun yang ke-446 untuk Kabupaten Sumedang semoga dalam perjalanan ke depan, semangat kebersamaan dan kerja keras kita dapat membawa Sumedang kembali menjadi Paradijs van Java," kata Bey, dalam keterangan tertulisnya.


Bukti yang menggambarkan bahwa Sumedang seperti surga ditemukan dalam sebuah buku berjudul 'Het Paradijs van Java' yang ditulis seorang penulis ternama asal Belanda bernama Wijnand Kerkhoff.

Buku tersebut merupakan satu-satunya tulisan yang memberikan gambaran bagaimana sesungguhnya potensi wisata ekologi dan budaya Kabupaten Sumedang di masa lalu.

Bey mengatakan, julukan Paradijs van Java sebenarnya masih relevan disandang Sumedang. Menurutnya, kabupaten yang terbentuk pada 22 April 1578 kaya sumber alam yang indah dan budaya yang kental ditengah era modern saat ini.

"Saya yakin dengan sinergi dari semua pihak Sumedang bisa Sumedang akan menjadi daerah terbaik dengan julukan Paradijs van Java-nya," kata Bey dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Pemprov Jabar, kata Bey, akan terus mendukung kemajuan Sumedang. Berbagai program pembangunan di Kabupaten Sumedang akan terus dijalankan, seperti peningkatan infrastruktur, kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan ekonomi kerakyatan.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentu akan terus berkomitmen untuk mendukung kemajuan Kabupaten Sumedang," kata Bey.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya