Berita

Ketua Umum Ketua Umum Pemuda Katolik (PK) Stefanus Gusma/Net

Politik

Putusan MK Diterima, Pemuda Katolik: Pernyataan Kandidat Capres Bikin Sejuk Suasana

SELASA, 23 APRIL 2024 | 09:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Masing-masing kandidat calon presiden dan calon wakil presiden telah memberikan pernyataan terkait keputusan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) soal sengketa Pilpres 2024.

Pasangan nomor 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Pasangan nomor 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD menyatakan menerima hasil putusan MK di mana gugatan tim hukum keduanya ditolak.

Pernyataan dari para kandidat itu, kata Ketua Umum Ketua Umum Pemuda Katolik (PK) Stefanus Gusma, membuat suasana pasca Pilpres 2024 yang berbarengan Idulfitri 1445 Hijriah menjadi lebih sejuk karena penuh pesan positif.


"Dari seluruh kelompok kita lihat sudah memberikan pernyataan dan apresiasi para kandidat yang memberikan pernyataan dan menerima, menyejukan situasi politik hari ini," kata Stefanus Gusma kepada wartawan, Selasa (23/4).

Lanjut Gusma, dari putusan MK ini, dia mengajak seluruh pihak bersatu untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih baik.

"Karena saat ini setelah kompetisi kita menatap Indonesia kedepan supaya lebih sejahtera, lebih maju, demi Indonesia emas 2045," kata Gusma.

Tak kecuali, Gusma mengajak kaum muda yang tergabung dalam organisasi lintas agama untuk berperan aktif dalam pembangunan Indonesia.

Salah satunya kontribusi di daerah-daerah tempat tinggal masing-masing, sebab masih ada event Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang rencananya serentak digelar pada akhir tahun ini.

"Pemuda Katolik juga akan berkonsentrasi untuk memberikan dukungan yang real, kontribusinyata secara konkret dalam pembangunan Indonesia ke depan," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya